Intip Gejala dan Jenis Infeksi Pada Kelenjar Getah Bening

Pola hidup sehat termasuk bagian yang terus dibahas dalam periode ini. Dimana di era modern seperti sekarang penyakit dengan sangat mudah menyerang. Hidup konsumtif dengan menitikberatkan pada instan membuat tubuh lebih mengonsumsi zat yang seharusnya tidak dilakukan secara berlebihan. Hal ini membuat sistem tubuh tidak bisa lagi bekerja dengan baik. Terjadilah berbagai gangguan kesehatan yang menghambat aktivitas. Kelenjar getah bening (link ke ) menjadi contoh penyakit mematikan yang terkadang terlambat diketahui oleh penderita. Pada dasarnya setiap kendala kesehatan pasti memiliki gejala.

Sayangnya, tidak banyak orang yang dengan mudah memahami gejala tersebut. Kebanyakan mereka hanya menganggap remeh dan tidak segera mengkonsultasikannya pada dokter. Baru meminta bantuan ketika virus penyakit sudah menyebar. Kondisi ini tersebut bukan hal yang baik untuk keadaan tubuh. Bagaimanapun, badan tersusun dari berbagai organ vital yang saling mengait. Contoh, ketika Anda sakit gigi rasa sakit akan secara otomatis menjalar pada bagian kepala. Hal itu terjadi karena terdapat saraf pada gigi yang terikat dengan kepala. Kejadian yang sama terjadi untuk setiap penyakit.

Kelenjar getah bening adalah kondisi dimana seseorang mengalami pembekakan gumpalan pada jaringan kecil yang berbentuk bulat yang ada diseluruh badan. Kelenjar limpha bertugas untuk menyaring getah bening yang akan menyebar menuju seluruh tubuh. Cara kerja ini sama dengan darah. Perbedaannya hanya terletak pada kelenjar yang terdiri dari ratusan bagian yang mengandung antibody. Jadi, apabila kelenjar tersebut bermasalah tubuh kehilangan cadangan imunitas sehingga dengan mudah virus merusak jaringan tubuh.

Ketika kondisi tersebut sudah terjadi. Biasanya tubuh memberikan reaksi. Berikut adalah gejala yang muncul. Pertama, nyeri dan benjolan pada kelenjar. Kedua, apabila kelenjar yang bengkak dipencet menimbulkan rasa sakit dan membuat aktivitas terganggu. Misalnya, benjolan yang berada di leher membuat pergerakannya tidak bebas. Ketiga, kelenjar yang membengkak akan berubah kemerahan. Sedangkan untuk gejala umumnya hampir sama seperti penyakit lain. Seperti, batuk, demam, cepat letih, dan radang tenggorokan.

Kelenjar yang bengkak bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Baik berasal dari dalam tubuh maupun sebab yang datang dari luar badan. Tidak ada salahnya ketika Anda meningkatkan kewaspadaan. Perlu selalu tingkatkan sistem imun dengan pola hidup dan pikir yang sehat. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya pembengkakan pada kelenjar. Yaitu:

  1. Infeksi telinga

Jika diperhatikan kebanyakan gangguan ini terjadi di sekitar leher. Infeksi ini terjadi karena alergi. Biasanya permasalahan itu sering mengintai anak kecil yang sistem imunnya masih lemah. Namun, bukan berarti orang dewasa boleh menyepelekan.

2. Infeksi virus

Terdapat jenis virus yang menyebabkan kelenjar bermasalah. Virus menyebar pada bagian tubuh dan berkumpul pada bagian yang tubuh yang bermasalah. 3 diantar virus tersebut adalah varicella-zoster yang menyebabkan cacar air. Rubeolo, virus penyebab campak, dan HIV virus penyebab AIDS.

3. Infeksi bakteri

Hampir sama dengan virus. Bakteri juga mempunyai berbagai jenis yang menyebabkan kelenjar limpa bermasalah. Seperti, Streptococcus yang menyebabkan terjadinya infeksi tenggorokan atau amandel, dan Mycobacterium tuberculosis bakteri yang menyebabkan masalah tuberkolosis.

Kelenjar getah bening bisa diatasi dengan benar sebelum virus menyebar dan merusak seluruh kelenjar limpa. Sistem imun dalam tubuh menjadi poin penting yang mesti diperhatikan. Sebab, pada dasarnya tubuh memiliki proteksi yang hebat terhadap segala kendala kesehatan. Anda hanya perlu menjaganya dengan kembali pada pola hidup dan pola pikir yang positif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *